Pemakaian Rompi Kepada Satgas PasarTangguh Semeru oleh Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab.

Kamis (24/09/2020), Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab dan Kapolres Jombang AKBP Agung Setyo Nugroho, S.I.K. beserta Jajaran FORKOPIMCAM Kecamatan Peterongan. Meresmikan Pasar Peterongan sebagai “Pasar Tangguh Semeru ”. Sempat menjadi zona merah dan ditutup pada bulan Juni, Pasar Peterongan langsung berbenah dengan menerapkan sistem ganjil – genap pada setiap  kios atau toko serta mewajibkan pemakaian masker kepada pengunjung dan pedagang.  Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang berada di Pasar Peterongan karena cepat dan tanggap dalam menyikapi masa pandemi Covid-19 oleh karena itu pihak Pemerintah Kabupaten Jombang memberikan apresiasi dengan menunjuk Pasar Peterongan sebagai “Pasar Tangguh Semeru ”. Sementara itu Camat Peterongan Shollahuddin, SH, M.Si menyampaikan bahwa Pasar Peterongan tidak ingin kejadian pada bulan Juni yang lalu terulang kembali dan menjadikannya klaster baru. Karena hal itu sangat merugikan banyak pihak baik para pedagang dan para pengunjung, dijadikannya Pasar Peterongan sebagai “Pasar Tangguh Semeru ”  serta dengan di tugaskannya satgas Pasar tangguh yang akan mengawasi dan mengingatkan para pedagang juga para pengunjung agar tetap mematuhi protokol kesehatan tambahnya. (admin/ptr)Kamis (24/09/2020), Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab dan Kapolres Jombang AKBP Agung Setyo Nugroho, S.I.K. beserta Jajaran FORKOPIMCAM Kecamatan Peterongan. Meresmikan Pasar Peterongan sebagai “Pasar Tangguh Semeru ”. Sempat menjadi zona merah dan ditutup pada bulan Juni, Pasar Peterongan langsung berbenah dengan menerapkan sistem ganjil – genap pada setiap  kios atau toko serta mewajibkan pemakaian masker kepada pengunjung dan pedagang.  Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang berada di Pasar Peterongan karena cepat dan tanggap dalam menyikapi masa pandemi Covid-19 oleh karena itu pihak Pemerintah Kabupaten Jombang memberikan apresiasi dengan menunjuk Pasar Peterongan sebagai “Pasar Tangguh Semeru ”. Sementara itu Camat Peterongan Shollahuddin, SH, M.Si menyampaikan bahwa Pasar Peterongan tidak ingin kejadian pada bulan Juni yang lalu terulang kembali dan menjadikannya klaster baru. Karena hal itu sangat merugikan banyak pihak baik para pedagang dan para pengunjung, dijadikannya Pasar Peterongan sebagai “Pasar Tangguh Semeru ”  serta dengan di tugaskannya satgas Pasar tangguh yang akan mengawasi dan mengingatkan para pedagang juga para pengunjung agar tetap mematuhi protokol kesehatan tambahnya. (admin/ptr)